ECB berhenti sejenak untuk mempertimbangkan langkah yang diambil

Menurut Christine Lagarde, regulator belum menyelesaikan perjuangannya melawan inflasi di Eropa. Negara ini baru saja mengambil jeda untuk memperkirakan konsekuensi pengetatan kebijakan moneter.

“Kami telah melakukan banyak hal,” jelas Christine Lagarde, Presiden ECB. Meski secara keseluruhan hasilnya cukup positif, bank sentral tidak bisa lengah. Badan ini akan terus memantau gaji dan pendapatan perusahaan, serta situasi di bidang fiskal dan perkembangan geopolitik. Keputusan mengenai tindakan di masa depan akan diambil setelah menganalisis tindakan yang dilakukan saat ini dan pengaruhnya terhadap perekonomian zona euro.

Pada bulan September 2023, ECB menaikkan suku bunga ke rekor 4,5% per tahun. Regulator mungkin akan melakukan satu kenaikan lagi jika diperlukan. Namun, skenario utama tidak menyarankan tindakan seperti itu. Faktanya, pada bulan Oktober, inflasi mendekati level terendah dengan mencapai 2,9%. Dengan latar belakang ini, para trader memperkirakan penurunan suku bunga pertama pada bulan April 2024.

Anehnya, sebagian besar investor berasumsi bahwa Federal Reserve mungkin juga akan mengakhiri siklus kenaikan suku bunganya dan mulai memangkas suku bunga acuan pada tahun 2024.