Saham Virgin Galactic merosot setelah pengumuman oleh Richard Branson

Saham Virgin Galactic turun sebesar 15% setelah pendirinya, Sir Richard Branson, mengatakan bahwa ia tidak akan menginvestasikan uangnya lagi di perusahaan perjalanan luar angkasa ini.

Pada 4 Desember, saham Virgin Galactic merosot sebesar 15,38% dan diperdagangkan di harga $1,98 per unit. Kemudian, harga turun sebesar 13,62%. Para analis terkejut dengan pergerakan yang cukup signifikan tersebut. Penyebabnya adalah keputusan Richard Branson untuk tidak berinvestasi lagi di perusahaan tersebut meskipun mengalami kerugian yang cukup besar.

"Kami tidak memiliki dana yang sangat besar setelah pandemi COVID, dan Virgin Galactic memiliki kurang lebih $1 miliar. Menurut saya, mereka seharusnya memiliki dana yang cukup untuk melakukan tugasnya sendiri," ujar Branson. Namun, ia juga menekankan bahwa ia "masih mencintai" proyek Virgin Galactic.

Pada bulan November 2023, perusahaan ini mengumumkan bahwa mereka memangkas pekerjaan dan menangguhkan penerbangan komersial selama 18 bulan mulai tahun depan. Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk menghemat uang tunai guna pengembangan pesawat yang lebih besar. Menurut para ahli, pesawat ini dapat membawa penumpang ke ujung luar angkasa. Pelaksanaan proyek ini dapat menjadi langkah baru dalam eksplorasi antariksa.