Procter&Gamble Co., perusahaan produk konsumen terbesar di dunia, berencana untuk menjual atau tidak melanjutkan 100 produknya dalam upaya untuk mengubah pertumbuhan penjualan dan memangkas biaya, Pimpinan Eksekutif A.G. Lafley mengatakan dalam wawancara dengan Bloomberg.
Ia juga mengatakan 70 dari 80 merk produk yang akan dipertahankan bagi 90 persen dari penjualan dan lebih dari 95 persen dari profit. Perusahaan akan fokus pada jumlah produk yang paling penting. Lafley mengatakan perusahaan memangkas portofolio produknya agar lebih mudah dikelola.
Procter&Gamble memulai menjalankan usaha ditahun 1837 sebagai bisnis kecil keluarga yang menjual lilin dan sabun. Saat ini, aktivitas utama termasuk produksi dari produk perawatan tubuh, kosmetik dan parfum, produk kesehatan, peralatan rumah tangga serta produk hewan peliharaan dan bayi. Merk dagang utama perusahaan ini adalah Tide, Ariel, Always, Pampers, Pringles, Lenor, Mach3, Oral-B, Duracell, Olay, Wella, Gillette, Head&Shoulders, dan Braun, Untuk tahun fiskal yang beru saja berakhir, penjualan P&G naik hanya 1% menjadi $83,1 miliar.