Lira Turki dapat terus menurun terhadap USD

Di Turki, banyak analis dan pelaku pasar yang memperkirakan bahwa pada akhir tahun 2024, $1 akan bernilai 40 lira, bukan 30 lira seperti saat ini. Artinya, mata uang nasional Turki akan kembali melemah. Saat ini, nilai tukar mata uang Turki adalah sekitar 30 lira untuk $1. Perhitungan awal menunjukkan bahwa pada akhir tahun ini, mata uang nasional Turki kemungkinan akan turun hampir 35%, mencapai 39-40 lira. Alpaslan Cakar, ketua Asosiasi Bank Turki, percaya bahwa penurunan lebih lanjut tidak dapat dihindari. Namun, Cakar menganggap bahwa lira merupakan instrumen yang tepat untuk membantu perekonomian nasional. Menurutnya, laju penurunan lira pada tahun 2024 tidak mungkin melampaui inflasi. Sementara itu, para pakar memperkirakan terjadinya penurunan mata uang Turki hingga hampir sepertiganya. Dengan latar belakang ini, inflasi tahunan Turki mencapai 65% pada bulan Desember. Para analis memperkirakan bahwa inflasi ini dapat naik menjadi 70%-75% pada bulan Mei. Terlebih lagi, mata uang Turki telah melemah selama beberapa bulan. Pada akhir tahun 2023, nilai tukar lira terhadap dolar menurun secara signifikan hampir sebesar 60%. Penurunan paling signifikan tercatat pada bulan Juni 2023. Mata uang nasional Turki turun dari 20,8 menjadi 26 lira untuk $1. Selama periode ini, Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki, yang baru saja kembali menjabat sebagai kepala negara, mengubah tim bank sentral untuk menstabilkan ekonomi dan mata uang nasional. Hasilnya, pada bulan Desember 2023, para pejabat Bank Sentral Turki menaikkan suku bunga acuan menjadi 42,5% dari sebelumnya 8%. Namun, ini mungkin bukan batasnya. Para ekonom percaya bahwa regulator dapat meningkatkan suku bunga menjadi 45% pada pertemuan berikutnya.