CEO bank terkemuka memperingatkan perekonomian AS menuju ‘tepi jurang’

Perekonomian AS sedang melaju menuju "tepi jurang" di tengah utang pemerintah yang terus meningkat, James Dimon, yang mengelola bank investasi besar JPMorgan Chase memperingatkan.

Menurut pimpinan bank terbesar AS tersebut, perekonomian Amerika sedang menuju point of no return karena beban utang publik yang besar. Tingginya tingkat utang pemerintah menimbulkan ancaman serius bagi perekonomian nasional. "Ini adalah sebuah jurang, kita melihat jurang tersebut. Sekitar 10 tahun lagi, kita akan melaju dengan kecepatan 60 mil per jam [menuju jurang tersebut]," ucap Dimon.

Pada saat yang sama, Dimon sependapat dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Paul Ryan, yang menyebut utang negara yang semakin membesar sebagai "krisis yang paling dapat diprediksi" dalam sejarah Amerika Serikat.

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, juga mengomentari besarnya utang pemerintah. Dia menyebut jumlah yang melebihi $34 triliun sebagai “angka yang menakutkan”.

Meskipun demikian, banyak analis yakin bahwa Amerika Serikat akan dengan mudah mengatasi masalah ini berkat kekuatan perekonomian yang bertahan lama. Khususnya, produk domestik bruto AS meningkat pada tingkat tahunan sebesar 3,3% pada kuartal keempat tahun 2023.