Imbal Hasil Obligasi Inggris Mencapai Level Tertinggi dalam Dua Bulan

Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris bertenor 10 tahun, yang dikenal sebagai gilts, telah stabil di angka sedikit di atas 4,55%—puncak yang belum terlihat sejak November 2020. Hal ini terjadi karena pasar keuangan memperkirakan bahwa baik Bank of England maupun Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan suku bunga mereka saat ini untuk waktu dekat. Di Inggris, data terbaru dari British Retail Consortium menyoroti tekanan harga yang meningkat, yang menimbulkan kekhawatiran tentang inflasi yang tetap tinggi. Ini bisa membatasi kemampuan Bank of England untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. Meskipun demikian, penguatan terbaru dari pound Inggris, yang sebagian besar disebabkan oleh melemahnya dolar AS, dapat membantu mengurangi inflasi dari barang impor dan memperkuat ekspektasi inflasi, yang mungkin dapat mengimbangi beberapa tantangan pertumbuhan harga domestik. Sementara itu, Federal Reserve telah memilih untuk mempertahankan suku bunga tetap, sejalan dengan perkiraan pasar. Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan bahwa bank akan mempertahankan kebijakan ini untuk sementara waktu, berdasarkan indikator stabilisasi pengangguran dan inflasi yang, meskipun masih tinggi, menunjukkan tanda-tanda stabilisasi.