Minyak Menuju Bulan Terbaik dalam Lebih dari 2 Tahun

Futures minyak mentah WTI turun di bawah $65 per barel pada hari Jumat, namun tetap mencatat bulan terkuat mereka sejak Juli 2023, didorong oleh peningkatan premi risiko geopolitik. Kekhawatiran yang terus berlanjut berasal dari ketegangan yang diperbarui antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden AS Donald Trump telah menyerukan Iran untuk berpartisipasi dalam diskusi nuklir, sementara Teheran telah mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan pembalasan. Pengamat pasar sangat memperhatikan implikasi ketegangan ini terhadap pengiriman melalui Selat Hormuz—jalur penting untuk transportasi energi global yang terletak antara Iran dan Semenanjung Arab, di mana kapal tanker minyak dan kapal LNG secara rutin berlayar. Di awal bulan, harga minyak juga didorong oleh masalah geopolitik di Venezuela, gangguan produksi di Kazakhstan, pembekuan produksi di AS, dan pengetatan pembatasan AS terhadap pengadaan minyak Rusia. Faktor-faktor ini secara kolektif telah berkontribusi pada tekanan kenaikan harga tahun ini, meskipun ada perkiraan kelebihan pasokan.