Imbal hasil obligasi pemerintah Australia bertenor 10 tahun telah meningkat menjadi sekitar 4,81%, mempertahankan level yang mendekati tertinggi yang terlihat dalam lebih dari dua tahun. Kenaikan ini disebabkan oleh antisipasi pasar terhadap kenaikan suku bunga sebelum keputusan Bank Sentral Australia (RBA) yang akan datang. Para pedagang saat ini memperkirakan kemungkinan 75% kenaikan suku bunga pada 3 Februari, dengan kenaikan tambahan diantisipasi pada bulan Agustus. Ekspektasi ini didorong oleh serangkaian indikator ekonomi yang kuat, terutama angka inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan Desember, yang menunjukkan periode yang lebih lama sebelum target inflasi 2-3% dapat tercapai secara realistis. Selain itu, penurunan tak terduga dalam angka pengangguran memperkuat pandangan ini. Lonjakan iklan pekerjaan di Australia, indikator yang memprediksi tren ketenagakerjaan, mengalami peningkatan tercepat sejak Februari 2022. Lebih lanjut, pertumbuhan harga rumah yang dipercepat pada bulan Januari menegaskan kekuatan ekonomi. Analis memprediksi bahwa imbal hasil 10 tahun Australia dapat sementara melampaui angka 5% saat pasar menyesuaikan ekspektasi suku bunga mereka, ditambah dengan kenaikan imbal hasil global dan kekhawatiran fiskal yang menambah tekanan tambahan.