Saham Indonesia Lesu Menjelang Rilis PDB Kuartal 4

Saham Indonesia mengalami sedikit penurunan pada perdagangan Kamis pagi, stabil di sekitar 8.136 setelah mengalami kenaikan selama dua sesi sebelumnya. Penurunan sentimen pasar ini disebabkan oleh kehati-hatian menjelang rilis data PDB Q4 yang akan diumumkan hari ini. Banyak yang memperkirakan perlambatan pertumbuhan lebih lanjut, terutama akibat dampak berkelanjutan dari bencana Sumatra tahun lalu. Selain itu, investor juga memantau laporan yang menunjukkan bahwa negosiasi perjanjian tarif timbal balik dengan AS telah mencapai kesepakatan, menunggu penandatanganan resmi. Sorotan juga tetap pada inisiatif reformasi pasar modal, menyusul aksi jual baru-baru ini yang dipicu oleh kekhawatiran transparansi yang disoroti oleh penyedia indeks internasional, yang membuat investor lebih selektif, terutama di antara saham berkapitalisasi kecil. Di AS, saham sebagian besar ditutup lebih rendah semalam, terbebani oleh aksi jual berkelanjutan di sektor teknologi dan angka ketenagakerjaan Januari yang mengecewakan, yang berkontribusi pada sentimen hati-hati di seluruh Asia. Di antara penurun terbesar adalah saham lapis kedua, dengan MD Entertainment turun 14,9%, diikuti oleh Martina Berto (-13,1%), Leyand International (-10,4%), dan Soho Global Health (-8,2%).