Yen Tetap Melemah saat Bessent Menepis Intervensi

Pada hari Kamis, yen Jepang stabil di sekitar 153,2 per dolar, setelah mengalami penurunan hampir 1% pada sesi perdagangan sebelumnya. Penurunan ini terjadi setelah rebound dolar AS, yang didorong oleh komentar dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang menepis rumor tentang kemungkinan intervensi AS di pasar mata uang untuk menjual dolar dan mendukung yen. Bessent menegaskan kembali komitmen AS terhadap "kebijakan dolar yang kuat," menekankan bahwa fundamental ekonomi yang kuat seharusnya mendorong arus masuk modal, sebuah sikap yang bertentangan dengan saran mantan Presiden Donald Trump bahwa dolar yang lebih lemah mungkin bermanfaat. Sebelumnya dalam minggu ini, yen mengalami kenaikan signifikan sekitar 4%, mencapai level tertinggi tiga bulan karena spekulasi mengenai kemungkinan intervensi terkoordinasi oleh AS dan Jepang untuk mendukung yen, yang diisyaratkan oleh pemeriksaan suku bunga yang dilakukan oleh Federal Reserve New York. Para pedagang tetap waspada terhadap potensi tindakan sepihak dari Tokyo, meskipun data Bank of Japan menunjukkan tidak ada intervensi pasar resmi yang terjadi sejauh ini. Nilai yen juga tertekan oleh ketidakpastian politik menjelang pemilihan cepat untuk majelis rendah Jepang pada 8 Februari.