Defisit Transaksi Berjalan Selandia Baru Melebar Jadi 3,70% PDB pada Kuartal IV 2025

Defisit transaksi berjalan Selandia Baru tercatat melebar pada akhir 2025. Menurut data terbaru yang diperbarui pada 17 Maret 2026, porsi defisit transaksi berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat menjadi -3,70% pada kuartal IV 2025, dibandingkan dengan -3,50% pada kuartal III 2025.

Pelebaran defisit dari -3,50% menjadi -3,70% PDB ini mengindikasikan tekanan berkelanjutan pada neraca eksternal Selandia Baru menjelang pergantian tahun. Pergerakan ini biasanya mencerminkan kombinasi dinamika perdagangan barang dan jasa, arus pendapatan primer, serta transaksi keuangan lintas batas, yang secara keseluruhan menambah tantangan bagi stabilitas sektor eksternal dan potensi respons kebijakan di periode berikutnya.