Rupee India Menguat Setelah Menyentuh Rekor Terendah

Rupee India menguat ke sekitar 94,1 per dolar, bangkit dari rekor terendah, seiring pasar mengantisipasi bahwa Reserve Bank of India akan mempertahankan suku bunga repo acuannya di 5,25% pada 8 April dan menjaga kebijakan ini setidaknya hingga pertengahan 2027. Inflasi yang terus rendah, berada di bawah target jangka menengah RBI sebesar 4%, bersama dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, telah memperkuat kepercayaan investor dan memberi bank sentral ruang gerak lebih besar untuk mengelola dampak konflik AS–Israel–Iran terhadap harga minyak dan stabilitas harga secara keseluruhan.

Sentimen semakin membaik setelah Iran mengizinkan India dan sejumlah “negara sahabat” lainnya untuk tetap menggunakan Selat Hormuz yang strategis untuk pelayaran komersial, sehingga meredakan kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan LPG dan bensin. Dengan mengamankan akses jalur laut bagi India dan mitra dagang utamanya, langkah tersebut membantu mengurangi risiko pasokan energi dan memberikan dukungan tambahan bagi rupee di tengah ketegangan geopolitik yang berkelanjutan.