Sensex Turun ke Level Terendah dalam 1 Minggu

BSE Sensex India turun sekitar 1,1% ke level 72.775 pada hari Senin, melanjutkan aksi jual tajam pada sesi sebelumnya dan menyentuh level terendah sejak 23 Maret, seiring berlanjutnya konflik di Timur Tengah yang terus membebani sentimen pasar. Harga minyak mentah menembus US$115 per barel, memicu kekhawatiran akan inflasi yang lebih tinggi, meningkatnya biaya impor, dan kemungkinan terjadinya resesi global. Investor asing terus menarik dana dari pasar saham India, dengan arus keluar bersih mencapai US$12,3 miliar pada bulan Maret.

Indeks acuan tersebut kini turun sekitar 10,1% sepanjang bulan ini, menempatkannya di jalur menuju kinerja bulanan terburuk dalam enam tahun terakhir. Sikap hati-hati juga mengemuka menjelang rilis data produksi industri dan manufaktur tahun-ke-tahun untuk bulan Februari yang akan diumumkan kemudian pada hari itu, setelah kedua indikator tersebut melambat menjadi 4,8% pada Januari dari 8% pada Desember.

Sebagian besar sektor diperdagangkan melemah, dengan saham keuangan, konsumen, komunikasi, dan terdiversifikasi memimpin penurunan. Penurun utama antara lain Tata Motors (-6%), Billionbrains Garage (-4,7%), Axis Bank (-3,6%), Bharti Airtel (-1,7%), ICICI Bank (-1,7%), dan HDFC Bank (-1,4%).