Data JOLTS Job Openings Amerika Serikat menunjukkan penurunan tipis jumlah lowongan kerja pada Februari 2026, mengindikasikan pendinginan gradual di pasar tenaga kerja. Menurut rilis terbaru yang diperbarui pada 31 Maret 2026, jumlah lowongan kerja turun dari 6,946 juta pada Januari 2026 menjadi 6,882 juta pada Februari 2026.
Penurunan ini, meski tidak tajam, dapat dibaca sebagai sinyal bahwa permintaan tenaga kerja mulai menyusut secara perlahan setelah periode di mana angka lowongan sempat berada di kisaran hampir 7 juta. Bagi pelaku pasar dan analis, tren ini biasanya dipantau ketat karena dapat memengaruhi ekspektasi terhadap pertumbuhan upah, kekuatan konsumsi rumah tangga, dan pada akhirnya arah kebijakan moneter The Fed.
Dengan pasar tenaga kerja yang masih relatif ketat namun menunjukkan tanda-tanda moderasi, investor akan menunggu rilis data ketenagakerjaan berikutnya untuk mengonfirmasi apakah perlambatan ini bersifat sementara atau awal dari tren pelemahan yang lebih berkelanjutan di ekonomi Amerika Serikat.