Harga Gas Alam AS Bergerak di Sekitar Level Terendah dalam 17 Bulan

Kontrak berjangka gas alam AS naik tipis ke $2,73 per MMBtu namun tetap mendekati level terendah sejak November 2024, seiring prakiraan cuaca yang lebih hangat mengindikasikan pelemahan permintaan. Suhu diperkirakan akan tetap berada di atas normal musiman hingga 23 April, sehingga kebutuhan pemanas tetap rendah.

Analis mencatat bahwa suhu hangat di awal musim semi memungkinkan terjadinya injeksi penyimpanan yang lebih besar dari biasanya. Persediaan untuk pekan yang berakhir 3 April diproyeksikan berada sekitar 5% di atas rata-rata musiman, dibandingkan 3% di atas normal pada pekan sebelumnya.

Pada saat yang sama, serangan Israel di Lebanon menimbulkan keraguan apakah perjanjian gencatan senjata Presiden Trump dengan Iran akan bertahan. Serangan terbaru mendorong Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz, meskipun Gedung Putih membantah bahwa jalur perairan penting tersebut benar-benar ditutup.

Terlepas dari ketegangan geopolitik ini, harga gas alam AS tetap relatif terlindungi dari gangguan di luar negeri, karena terminal ekspor domestik sudah beroperasi mendekati kapasitas penuh, sehingga membatasi dampak dari guncangan pasokan eksternal tambahan.