Kontrak berjangka minyak pemanas AS melonjak lebih dari 7% hingga menembus di atas $3,60 per galon pada hari Senin, menghapus kembali sebagian besar kerugian sesi sebelumnya setelah sempat menyentuh level terendah lebih dari lima minggu. Reli tersebut sejalan dengan rebound harga minyak mentah di tengah memanasnya kembali ketegangan di Timur Tengah.
Selama akhir pekan, President Donald Trump mengatakan sebuah kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS telah menghantam dan melumpuhkan sebuah kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman, setelah itu Marinir naik ke kapal dan menyitanya. Insiden tersebut menyusul laporan bahwa Iran telah menembaki kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz dan kembali menutup jalur pelayaran strategis itu, dengan alasan bahwa blokade AS terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Iran melanggar gencatan senjata yang akan berakhir pada hari Selasa.
Konfrontasi di sekitar Selat Hormuz mengancam memperdalam krisis energi global dan merusak ekspektasi Trump mengenai penyelesaian cepat konflik tersebut. Terpisah, prakiraan cuaca menunjukkan suhu yang sebagian besar lebih hangat dari normal hingga 30 April, yang dapat menekan permintaan baik untuk pemanas maupun pendingin udara.