Saham-saham Eropa berakhir bervariasi pada sesi Kamis, di tengah ketidakpastian berkepanjangan terkait ekspor energi dari Timur Tengah yang bertepatan dengan rilis laporan keuangan korporasi yang menunjukkan kinerja beragam. Indeks STOXX 50 Zona Euro melemah 0,3% ke 5.887, menandai penurunan untuk sesi keempat berturut-turut, sementara STOXX 600 yang lebih luas sedikit menguat ke level 615.
Ketegangan geopolitik tetap tinggi, dengan Iran dan AS sama-sama menargetkan kapal-kapal komersial di kawasan tersebut, yang semakin memperpanjang konflik. Data PMI terbaru yang dirilis selama sesi perdagangan menunjukkan bahwa kenaikan biaya energi membebani aktivitas, mendorong perekonomian Zona Euro kembali masuk ke wilayah kontraksi.
Angin sakal makroekonomi ini menekan sektor perbankan, dengan saham Santander, Deutsche Bank, dan BBVA masing-masing turun lebih dari 2%. EssilorLuxottica merosot 4,3% setelah melaporkan perlambatan pertumbuhan pendapatan pada kuartal pertama, dan SAP jatuh lebih dari 6% menjelang rilis laporan keuangannya setelah penutupan pasar Eropa.
Sebaliknya, L’Oréal melonjak 9% setelah membukukan pertumbuhan kuartalan terkuat dalam dua tahun terakhir. Infineon juga menguat lebih dari 8%, terdorong oleh panduan kinerja yang solid dari STMicroelectronics asal Italia.