Indeks Properti Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura mencatat kenaikan menjadi 0,90% pada kuartal pertama 2026, meningkat dari 0,60% pada kuartal sebelumnya. Data terbaru ini, diperbarui pada 24 April 2026, menunjukkan percepatan pertumbuhan harga properti secara kuartalan (quarter-over-quarter).
Dalam perbandingan kuartalan, angka aktual 0,90% menggambarkan laju kenaikan harga properti di kuartal berjalan dibandingkan kuartal sebelumnya, sementara angka sebelumnya 0,60% merefleksikan perubahan di kuartal lalu terhadap kuartal yang mendahuluinya. Pergerakan ini mengindikasikan bahwa tekanan kenaikan harga di pasar properti Singapura cenderung menguat pada awal 2026, menjadikan kuartal pertama 2026 sebagai periode dengan pertumbuhan Indeks URA yang lebih tinggi dibandingkan dinamika di akhir tahun sebelumnya.
Bagi pelaku pasar dan investor, kenaikan bertahap dari 0,60% menjadi 0,90% ini menjadi sinyal penting mengenai momentum harga di sektor properti residensial dan komersial, yang berpotensi memengaruhi strategi investasi, pembiayaan, dan keputusan pembelian sepanjang sisa tahun 2026.