Yuan Lepas Pantai Bersiap untuk Penurunan Mingguan

Yuan lepas pantai melemah menembus 6,83 per dolar pada hari Jumat, menempatkannya di jalur penurunan mingguan pertama dalam tiga minggu, seiring dolar AS memperpanjang penguatannya di tengah berlanjutnya ketegangan di Timur Tengah. President Trump memerintahkan pasukan AS untuk “menembak dan membunuh” kapal Iran yang diduga memasang ranjau di Selat Hormuz, sehingga menyuntikkan volatilitas baru ke pasar energi global.

Lonjakan harga minyak mentah yang terjadi mulai merambat ke rantai pasok, mendorong sejumlah eksportir Tiongkok menaikkan harga untuk mengimbangi kenaikan biaya bahan bakar dan bahan baku. Pada Maret, beberapa kategori barang konsumsi mencatat kenaikan harga tahunan yang signifikan, menandai berakhirnya periode panjang stabilitas relatif.

Meski demikian, analis tetap berhati-hati namun optimistis terhadap prospek jangka menengah yuan. Mereka menyoroti besarnya cadangan energi domestik Tiongkok dan tanda-tanda pemulihan ekonomi yang stabil sebagai faktor utama yang dapat membantu menjaga nilai mata uang tersebut dan mengurangi risiko depresiasi berkepanjangan.