Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (IDX Composite) naik 33 poin, atau 0,5%, ke level 7.106 pada awal sesi perdagangan Rabu, memutus tren penurunan selama tujuh sesi dan bangkit dari level terendah hampir tiga minggu. Sentimen membaik didukung aksi beli saham murah (bargain hunting), sementara kenaikan yang cukup signifikan pada futures saham AS memberikan tambahan dukungan menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve pada hari yang sama.
Di dalam negeri, laporan menyebutkan bahwa pemerintah membatalkan program Makan Bergizi Gratis pada hari Sabtu untuk menghemat sekitar Rp1 triliun per hari, sehingga membantu meredakan tekanan fiskal. Meski demikian, penguatan tertahan oleh sikap hati-hati investor menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting domestik akhir pekan ini, termasuk data inflasi IHK bulan April dan neraca perdagangan bulan Maret.
Secara terpisah, lembaga logistik negara Indonesia diberitakan memperingatkan adanya ketatnya pasokan minyak goreng bersubsidi, dengan alasan minimnya pasokan baru dari produsen. Kinerja sektor di bursa secara umum positif, dipimpin oleh saham non-siklikal, industri, dan keuangan. Beberapa penguat utama antara lain Gojek Tokopedia (naik 5,7%), Indo Tambangraya Megah (2,6%), Astra International (2,1%), dan Adaro Andalan Indonesia (1,8%).