Dolar Australia Mengincar Tertinggi Tiga Tahun

Pada hari Selasa, dolar Australia diperdagangkan sekitar $0,691, mendekati titik tertinggi sejak Januari 2023, didorong oleh daya tarik imbal hasil yang tinggi. Imbal hasil obligasi pemerintah Australia menjadi semakin menarik, terutama dengan obligasi tiga tahun—yang sensitif terhadap perubahan kebijakan—mencapai level tertinggi sejak November 2023. Tren ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap peringkat kredit Australia yang luar biasa dan sikap kebijakan optimis bank sentral. Indikator ekonomi domestik semakin memperkuat argumen untuk kenaikan suku bunga, seperti yang ditunjukkan oleh penurunan tak terduga dalam tingkat pengangguran ke level terendah tujuh bulan pada bulan Desember. Fokus sekarang beralih ke data inflasi utama yang akan dirilis pada hari Rabu. Investor memperhatikan dengan seksama Indeks Harga Konsumen (CPI) bulanan Desember dan ukuran rata-rata yang dipangkas untuk Q4, yang terakhir dianggap sebagai indikator pilihan Bank Sentral Australia (RBA) untuk tekanan inflasi yang mendasarinya. Prediksi menunjukkan peningkatan inflasi bulanan Desember, setelah stagnasi pada bulan November, sementara CPI rata-rata yang dipangkas RBA untuk Q4 diperkirakan akan menunjukkan sedikit penurunan.