Pound Mendekati $1,38 di Tengah Pelemahan Dolar Secara Umum

Pound sterling Inggris tetap berada sedikit di bawah $1,38, mendekati titik tertingginya sejak Agustus 2021. Kekuatan ini didukung oleh melemahnya dolar AS saat investor menunggu pengumuman kebijakan Federal Reserve yang sangat dinantikan hari ini, dengan harapan mendapatkan wawasan tentang kemungkinan pemotongan suku bunga yang akan datang. Dolar jatuh ke titik terendahnya dalam hampir empat tahun pada akhir Selasa setelah Presiden Trump menyatakan kenyamanan dengan depresiasi terbarunya. Faktor-faktor yang berkontribusi termasuk kekhawatiran atas kemungkinan penutupan pemerintah, laporan kepercayaan konsumen yang mengecewakan, dan ketidakpastian yang terus berlanjut mengenai kebijakan AS, seperti ancaman tarif yang diperbarui dan kritik terhadap independensi Federal Reserve. Sementara itu, data dari British Retail Consortium (BRC) yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan tekanan harga yang meningkat di Inggris, memicu kekhawatiran atas inflasi yang terus-menerus. Tren inflasi ini dapat membatasi kemampuan Bank of England untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.