Harga perak sedikit turun di bawah $94 per ons pada hari Rabu, tetapi tetap mendekati rekor tertingginya karena meningkatnya ketegangan antara AS dan Eropa terkait Greenland dan penjualan besar-besaran di pasar obligasi global, yang mendorong permintaan untuk aset safe-haven. Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya kecuali kesepakatan yang melibatkan Greenland berhasil dinegosiasikan. Sementara itu, Uni Eropa sedang mempertimbangkan kemungkinan tindakan balasan. Ada juga kekhawatiran pasar bahwa Eropa mungkin menggunakan kepemilikan signifikan mereka dalam saham dan obligasi AS sebagai pengaruh dalam sengketa perdagangan yang sedang berlangsung, dengan laporan bahwa dana pensiun Denmark sedang mempertimbangkan untuk menarik investasi dari US Treasuries. Selain itu, imbal hasil obligasi global meningkat setelah penjualan besar-besaran obligasi pemerintah Jepang, yang dipicu oleh usulan Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk menghapus pajak penjualan 8% pada makanan, menimbulkan kekhawatiran atas stabilitas fiskal. Di tempat lain, meningkatnya aktivitas investor ritel di China, India, dan Timur Tengah telah berkontribusi pada pengetatan pasar perak global, karena kenaikan harga telah memicu minat beli yang lebih besar.