Saham Asia Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan yang Kuat

Pasar saham Asia bersiap menutup pekan dengan kenaikan tajam, didorong oleh optimisme bahwa gencatan senjata AS–Iran akan bertahan dan berpotensi membuka kembali Selat Hormuz. Prospek membaiknya kondisi pengiriman barang telah meningkatkan selera risiko di pasar global, meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dan kenaikan suku bunga lanjutan. Fokus kini beralih ke pembicaraan diplomatik di Islamabad akhir pekan ini, di mana Wakil Presiden JD Vance akan memimpin delegasi AS dalam perundingan dengan pejabat Iran. Meski demikian, kehati-hatian tetap terjaga di tengah serangan Israel yang berkelanjutan di Lebanon dan pembatasan yang masih berlangsung di Selat Hormuz, yang keduanya dapat mempersulit jalannya pembicaraan. Indeks Nikkei 225 Jepang dan KOSPI Composite Korea Selatan diperkirakan akan mencatat kenaikan lebih dari 7% dan 9% secara berurutan sepanjang pekan, sementara indeks acuan di Australia, Tiongkok, dan Hong Kong juga berada di jalur untuk membukukan penguatan mingguan yang solid.