Franc Swiss Berada di Landasan yang Kuat

Franc Swiss bergerak di sekitar 0,78 per USD, mendekati level tertinggi historis, ketika para investor menyeimbangkan meningkatnya risiko geopolitik dengan prospek intervensi SNB dan data inflasi yang lemah. Menurut The New York Times, sehari setelah serangan terbaru dimulai, para operator dari Kementerian Intelijen Iran secara tidak langsung menghubungi CIA untuk membahas kemungkinan syarat untuk mengakhiri konflik. Namun, para pejabat yang mengetahui pendekatan tersebut meragukan bahwa pemerintahan Trump maupun Iran siap dalam waktu dekat untuk mengejar “offramp” diplomatik.

Pada saat yang sama, Wakil Presiden Swiss National Bank Antoine Martin menegaskan kembali kesiapan bank sentral yang meningkat untuk turun tangan menahan penguatan franc yang berlebihan, dengan menyoroti latar belakang geopolitik yang menantang. Inflasi Swiss bertahan di 0,1% pada Februari untuk bulan ketiga berturut-turut, berlawanan dengan ekspektasi penurunan 0,1% dan tetap berada pada batas bawah kisaran target 0–2% milik SNB. Data tersebut membuat para pembuat kebijakan tetap waspada, karena kelemahan tekanan harga yang berkelanjutan terus memicu kekhawatiran akan risiko deflasi.