Saham Eropa Menutup Pekan di Zona Merah

Pasar saham Eropa mengakhiri sesi Jumat yang bergejolak di zona merah, memperpanjang tren jual terbaru karena kenaikan harga energi dan peningkatan biaya pendanaan yang menyertainya terus menekan margin laba. STOXX 50 Zona Euro turun 0,6% ke 5.712, sehingga secara keseluruhan nyaris tidak berubah sepanjang pekan, sementara STOXX 600 melemah 0,5% dan ditutup di 596, turun 0,5% dalam sepekan.

Imbal hasil obligasi pemerintah di ekonomi utama kawasan tersebut naik mendekati level tertingginya dalam 15 tahun, mencerminkan kenaikan berkelanjutan pada tolok ukur utama harga energi di tengah perang di Iran dan gangguan pasokan terkait. Saham perbankan memperdalam pelemahannya karena ekspektasi kenaikan suku bunga ECB semakin menekan margin bunga: Deutsche Bank merosot 5,5% sepanjang pekan ke level terendah dalam sembilan bulan, sementara UniCredit turun 4% ke titik terlemahnya sejak November.

Kenaikan imbal hasil juga membebani saham sektor consumer discretionary, dengan LVMH turun 4,4% sepanjang sesi. Biaya energi yang lebih tinggi menambah tekanan pada emiten industri besar, dengan Siemens, Schneider Electric, dan Siemens Energy terkoreksi antara 2% hingga 6%.