Kontrak berjangka minyak pemanas menguat mendekati $3,10 per galon pada hari Selasa, bangkit kembali setelah penurunan 4,4% pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh optimisme bahwa lebih banyak kapal mungkin segera bisa melewati Selat Hormuz. Meskipun lalu lintas pelayaran di selat tersebut masih sebagian besar terhenti di tengah konflik regional yang berlanjut, beberapa kapal tanker minyak berhasil melintasi jalur air tersebut selama akhir pekan, memicu harapan akan pembukaan kembali secara bertahap. India tengah berupaya mengamankan jalur aman bagi enam kapal tambahan, dan beberapa negara lain dilaporkan melakukan pembicaraan diplomatik jalur belakang dengan Iran untuk melindungi pengiriman mereka. Dari sisi pasokan, dukungan tambahan bisa datang dari cadangan strategis: AS bersiap melepaskan tahap awal minyak mentah dari stok daruratnya, dan IEA telah memberi isyarat bahwa cadangan lebih lanjut dapat digelontorkan jika diperlukan. Meski demikian, ketidakpastian tetap tinggi karena konflik, yang kini memasuki pekan ketiga, belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.