Harga Grosir Irlandia Turun dengan Laju Lebih Cepat

Harga grosir di Irlandia turun 5,5% secara tahunan pada Februari 2026, setelah penurunan 5,2% pada Januari, menandai bulan ke-13 berturut-turut terjadinya deflasi. Penurunan keseluruhan ini didorong oleh penurunan lanjutan pada harga listrik (-23,3%) dan produk makanan (-2,9%), dengan penurunan yang mencolok pada kelompok produk makanan lainnya (-6,2%), yang sebagian diimbangi oleh kenaikan harga ikan dan produk ikan (6,1%).

Harga di sektor manufaktur juga turun (-5,5%), begitu pula harga di sektor pertambangan dan penggalian (-3,1%), minuman (-4,4%), dan logam dasar (-3,3%). Sebaliknya, pertumbuhan harga yang signifikan tercatat pada bahan kimia dan produk kimia (21%), disertai kenaikan yang lebih moderat pada produk logam fabrikasi, bukan mesin dan peralatan (3,7%), serta produk mineral non-logam lainnya (3,5%). Produk konstruksi juga menjadi lebih mahal, meningkat sebesar 1,8%.

Secara bulanan, harga grosir turun 1,1% pada Februari, berbalik arah dari kenaikan 1,4% yang tercatat pada bulan sebelumnya.