Harga Minyak Sawit Naik Setelah Turun Dua Hari, Didukung Sinyal Permintaan yang Kuat

Futures minyak sawit Malaysia naik lebih dari 1% hingga menembus MYR 4.500 per ton pada hari Kamis, bangkit kembali setelah penurunan dalam dua sesi sebelumnya. Harga didukung oleh pelemahan ringgit dan penguatan pasar minyak nabati di Dalian dan Chicago. Sentimen juga membaik seiring kenaikan harga minyak mentah, didorong oleh ekspektasi meredanya ketegangan konflik di Timur Tengah.

Data ekspor yang lebih kuat memberikan dukungan tambahan. Lembaga survei kargo memperkirakan pengiriman minyak sawit Malaysia untuk periode 1–25 Maret melonjak antara 38,4% hingga 50,6% dibandingkan periode yang sama di Februari, menandakan permintaan pasca-Idulfitri yang solid dan memicu minat beli baru.

Kendati demikian, potensi kenaikan harga tertahan oleh proyeksi bahwa impor dari pembeli utama, India, dapat turun menjadi sekitar 680.000 ton pada Maret, dibandingkan 847.689 ton pada Februari. Di Indonesia, produsen terbesar dunia, pajak ekspor berpotensi dihapus pada April seiring langkah otoritas untuk mempercepat penerapan mandat biodiesel B50.