Imbal Hasil Bund Mendekati Tertinggi Beberapa Bulan

Imbal hasil Bund Jerman bertenor 10 tahun telah naik menjadi 2,89%, mendekati level puncaknya sejak pertengahan Maret 2025. Pergerakan ini terjadi ketika investor menilai dampak dari perjanjian perdagangan signifikan antara Uni Eropa dan India yang baru saja diselesaikan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global. Kesepakatan ini, yang dirancang untuk menghidupkan kembali pasar yang dihadapkan pada tarif AS dan pembatasan ekspor China, mencakup seperempat dari PDB dunia dan membentuk area perdagangan bebas yang luas yang mencakup dua miliar orang. Pencapaian ini mengikuti hampir dua dekade negosiasi. Sementara itu, pasar juga waspada karena ancaman mantan Presiden AS Donald Trump untuk meningkatkan tarif pada produk Korea Selatan, serupa dengan peringatannya sebelumnya kepada Kanada dan Eropa. Investor kini dengan antusias menantikan rilis data ekonomi penting, khususnya angka inflasi Jerman untuk bulan Januari dan laporan PDB kuartal keempat, bersama dengan pernyataan kebijakan Federal Reserve AS pada hari Rabu, dengan harapan bahwa suku bunga akan tetap stabil. Menambah iklim ketidakpastian, ada spekulasi yang berkembang bahwa sosok yang lebih dovish mungkin segera ditunjuk untuk menggantikan Ketua Fed Jerome Powell.