Minggu Mendatang - 20 April

Prospek tercapainya kesepakatan potensial antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik mereka akan tetap menjadi pendorong utama dinamika pasar dan berpengaruh besar terhadap prospek ekonomi global. Sinyal terbaru dari kedua belah pihak cukup menggembirakan, sehingga memunculkan harapan akan tercapainya resolusi.

Kinerja laba korporasi juga akan menjadi sorotan, dengan laporan penting yang akan dirilis oleh Tesla, Intel, UnitedHealth, American Express, dan Procter & Gamble. Dari sisi data, penjualan ritel akan dipantau ketat, sementara rilis S&P Global PMI akan menjadi salah satu sorotan utama.

Terkait kebijakan moneter AS, calon Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, dijadwalkan memberikan kesaksian di hadapan Kongres, yang akan menjadi pernyataan publik perdananya dalam kapasitas ini.

Di Eropa, rilis data PMI dan berbagai indikator sentimen akan memberikan wawasan lebih jauh mengenai bagaimana perekonomian beradaptasi dengan kenaikan harga energi. Inggris akan menghadapi pekan yang sibuk dengan rilis data inflasi dan angka penjualan ritel.

Di Asia, People’s Bank of China akan mengumumkan suku bunga pinjaman acuannya yang terbaru, sementara Jepang akan menerbitkan data perdagangan dan angka inflasi, dan—bersama India serta Australia—merilis pembaruan survei PMI.