Imbal Hasil Obligasi AS 10 Tahun Menjaga Kenaikan

Imbal hasil obligasi US 10-year Treasury pada hari Jumat bertahan di atas 4,3% setelah naik selama dua sesi berturut-turut, seiring harga minyak yang tetap tinggi menjaga risiko inflasi tetap menjadi perhatian, meskipun kekhawatiran terhadap pertumbuhan menekan sentimen pasar. Pelaku pasar kini bergeser ke ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tanpa perubahan hingga akhir tahun, berbalik arah dari proyeksi sebelumnya yang memperkirakan dua kali penurunan suku bunga sebelum tutup tahun. Presiden New York Fed John Williams menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah sudah menambah tekanan inflasi, sekaligus menekankan bahwa bank sentral tetap berada dalam posisi yang baik untuk merespons kondisi ekonomi yang terus berkembang. Sementara itu, Presiden Donald Trump menyatakan yakin bahwa perang dengan Iran akan segera berakhir, dengan mengatakan bahwa Teheran telah menyetujui sejumlah ketentuan, termasuk meninggalkan ambisi nuklirnya dan membuka kembali Selat Hormuz. Trump juga mengumumkan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon, yang berpotensi membantu meletakkan dasar bagi perundingan lanjutan antara AS dan Iran.