Minyak Pemanas Berfluktuasi

Kontrak berjangka minyak pemanas bergerak di kisaran sekitar $3,30 per galon pada hari Rabu, stabil setelah penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Pergerakan ini terjadi setelah International Energy Agency (IEA) mengusulkan pelepasan cadangan minyak strategis terbesar dalam sejarahnya untuk membantu menahan kenaikan harga. Rencana tersebut, yang dapat melampaui 182 juta barel yang dilepas pada 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina, dijadwalkan untuk pemungutan suara pada hari Rabu dan memerlukan persetujuan bulat dari negara‑negara anggotanya.

Pada saat yang sama, pasar berhadapan dengan sinyal yang saling bertentangan dari pemerintahan Trump terkait perkembangan di Selat Hormuz. Energy Secretary Chris Wright sempat mengklaim di media sosial bahwa Angkatan Laut AS telah mengawal sebuah kapal tanker, namun kemudian menghapus unggahan tersebut setelah Gedung Putih membantah bahwa operasi seperti itu pernah dilakukan. Menambah ketidakpastian, Pentagon menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan serangan paling dahsyat mereka terhadap Iran dan akan terus berlanjut hingga Teheran dikalahkan, sebuah pesan yang bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Trump sebelumnya yang menyiratkan bahwa konflik tersebut bisa segera diselesaikan.