Pasar saham Eropa diperkirakan dibuka lebih rendah pada hari Selasa, memperpanjang pelemahan tajam dari sesi sebelumnya karena lonjakan harga energi yang terkait dengan konflik di Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran inflasi. Kenaikan biaya bahan bakar juga mendorong imbal hasil obligasi global lebih tinggi, mengindikasikan pergeseran ekspektasi kebijakan bank sentral ke arah yang lebih hawkish.
Pelaku pasar tetap fokus pada risiko eskalasi lebih lanjut, dengan militer AS diperkirakan akan meningkatkan serangan terhadap Iran dan Presiden Donald Trump tidak memberikan indikasi bahwa operasi akan segera berakhir. Pada saat yang sama, investor menantikan data inflasi terbaru Zona Euro untuk mendapatkan panduan yang lebih jelas mengenai prospek kebijakan moneter di kawasan tersebut.
Di sisi korporasi, laporan laba diperkirakan akan dirilis oleh Thales, ASM International, dan Beiersdorf. Dalam perdagangan pra-pembukaan, futures Euro Stoxx 50 turun 1%, sementara futures Stoxx 600 melemah 0,8%.