Harga Tembaga Melemah Seiring Penguatan Dolar

Kontrak berjangka tembaga turun ke sekitar $5,8 per pon pada hari Kamis, menghapus kenaikan dari sesi sebelumnya seiring penguatan dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian terkait konflik AS–Iran. Kampanye AS–Israel terhadap Iran kini memasuki hari keenam, membuat pasar waspada terhadap risiko eskalasi lebih lanjut dan kemungkinan konfrontasi berkepanjangan. Laporan menyebutkan bahwa perantara Iran telah mendekati Amerika Serikat untuk menjajaki kemungkinan pembicaraan damai, meski Teheran kemudian membantah telah membuat upaya seperti itu.

Di China sebagai konsumen utama, otoritas menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang lebih moderat sebesar 4,5%–5% karena para pembuat kebijakan harus berhadapan dengan tekanan deflasi yang mengakar dan tarif AS yang lebih tinggi. Rencana Lima Tahun ke-15 negara tersebut juga menyerukan peningkatan investasi dalam inovasi, industri berteknologi tinggi, dan riset ilmiah, bersamaan dengan inisiatif untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga sebagai porsi dari output ekonomi secara keseluruhan.