Filipina mengalami lonjakan signifikan dalam aktivitas impornya pada Desember 2025, dengan indikator menunjukan pertumbuhan 7.1%, sebuah pemulihan yang luar biasa setelah mencatat penurunan sebesar -2.0% pada bulan sebelumnya. Data yang diperbarui pada 27 Januari 2026 ini memberikan sinyal positif untuk perkembangan ekonomi negara tersebut.
Dalam perbandingan antara tahun-ke-tahun, angka impor Desember 2025 menunjukkan peningkatan yang substantif dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu. Ini menandakan adanya perbaikan dalam permintaan domestik dan mungkin juga mencerminkan pemulihan aktivitas industri dan konsumsi di Filipina.
Dengan kinerja impresif ini, pemerintah Filipina diharapkan dapat terus mendorong momentum positif dalam ekonomi mereka. Meningkatnya impor bisa menjadi cerminan dari meningkatnya kebutuhan atas bahan baku atau barang konsumsi, yang pada gilirannya dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di masa mendatang.