Pada lelang terbaru obligasi 5 tahun Amerika Serikat, imbal hasil mencatatkan kenaikan signifikan. Berdasarkan data per tanggal 27 Januari 2026, imbal hasil lelang kali ini mencapai angka 3.823%, meningkat dari posisi sebelumnya yang berada pada level 3.747%.
Kenaikan imbal hasil ini mencerminkan pergerakan pasar yang mempengaruhi minat investor terhadap instrumen utang jangka menengah di Amerika Serikat. Tingkat yield yang lebih tinggi sering kali diasosiasikan dengan ekspektasi inflasi yang meningkat atau perubahan kebijakan moneter dari Federal Reserve.
Imbal hasil obligasi merupakan indikator penting yang dapat memberi gambaran mengenai kondisi ekonomi Amerika Serikat serta sentimen di pasar keuangan global. Dengan meningkatnya imbal hasil ini, para pengamat ekonomi akan terus memantau langkah-langkah pemerintah dan bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global saat ini.