Saham Selandia Baru Mundur

Pada hari Rabu, indeks S&P/NZX 50 di Selandia Baru turun sebesar 0,7%, ditutup pada angka 13.413, setelah menghapus kenaikan yang tercatat pada sesi perdagangan sebelumnya. Penurunan ini terlihat di sebagian besar sektor, terutama kesehatan, utilitas, barang konsumsi tidak tahan lama, dan komunikasi. Sentimen investor tetap berhati-hati menjelang keputusan kebijakan yang akan datang dari Federal Reserve AS. Sementara itu, angka inflasi Australia yang lebih kuat dari perkiraan dan laporan pendapatan global yang beragam telah membuat fokus tetap pada perubahan suku bunga yang diantisipasi. Kontributor signifikan terhadap penurunan indeks termasuk perusahaan besar seperti EBOS Group, yang turun sebesar 2,9%, Infratil, turun sebesar 1,9%, Fisher & Paykel dan A2 Milk masing-masing turun sebesar 0,6%, bersama dengan Auckland International Airport, Meridian Energy, dan Mainfreight, yang masing-masing turun sebesar 0,8%, 0,5%, dan 0,5%. Ke depan, perhatian tertuju pada data perdagangan lokal yang akan datang, yang diprediksi akan mengungkapkan neraca perdagangan yang stagnan, serta rilis angka kepercayaan bisnis dan konsumen.