Singapura mengalami penurunan signifikan dalam produksi industri pada bulan Desember 2025. Berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada 26 Januari 2026, indikator produksi industri mengalami penurunan dari -7,8% pada bulan November menjadi -13,3% di bulan Desember. Ini menandakan penurunan lebih lanjut yang mengkhawatirkan dalam output industri negara tersebut.
Penurunan ini menandakan tren penurunan bulanan yang berlanjut, dengan penurunan tahunan yang semakin memburuk dari bulan sebelumnya. Kinerja sektor industri ini menjadi perhatian utama bagi para analis dan pelaku ekonomi, yang memantau dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi keseluruhan Singapura.
Penurunan ini bisa menjadi indikasi tantangan ekonomi yang lebih besar di masa depan, karena sektor industri merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian negara tersebut. Dengan situasi saat ini, langkah kebijakan yang tepat mungkin diperlukan untuk mendorong pemulihan dan mengatasi dampak dari penurunan produksi yang sedang berlangsung.