Pada tanggal 19 Januari 2026, data terbaru terkait penjualan ritel di Tiongkok untuk bulan Desember 2025 mengalami penurunan, mencapai 2,73%. Angka ini menunjukkan perlambatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yaitu November 2025, di mana penjualan ritel tercatat tumbuh 3,01%.
Perubahan ini didasarkan pada perbandingan Year-over-Year, mengindikasikan penurunan yang signifikan dari periode yang sama tahun sebelumnya. Kemunduran ini dapat memberikan gambaran mengenai menurunnya kekuatan belanja konsumen di Tiongkok, salah satu negara ekonomi terbesar di dunia. Para ahli dan analis mungkin akan memantau tren ini lebih lanjut karena dapat memberikan dampak pada stabilitas ekonomi global secara keseluruhan.
Faktor-faktor penyebab penurunan ini masih perlu diidentifikasi secara lebih mendalam, apakah terkait dengan perubahan perilaku konsumen, ataukah ada faktor eksternal lain yang mempengaruhi daya beli masyarakat. Pergerakan ini menjadi sinyal penting yang harus diperhatikan bagi para pelaku ekonomi dan investor dalam mengambil keputusan strategis ke depan.