Saham Korea Selatan Melemah akibat Eskalasi di Timur Tengah

Indeks acuan KOSPI turun lebih dari 2% ke kisaran 6.110 pada hari Selasa, memperpanjang penurunan sesi sebelumnya seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mengguncang pasar regional. Pelemahan ini menyusul serangan terkoordinasi Amerika Serikat–Israel terhadap target-target di Iran serta meningkatnya ancaman terhadap pelayaran di Selat Hormuz, yang mendorong lonjakan harga minyak dan kembali memicu kekhawatiran atas inflasi serta biaya energi bagi negara-negara pengimpor seperti Korea Selatan.

Penurunan terutama terjadi pada saham eksportir berkapitalisasi besar, dengan saham teknologi dan otomotif memimpin pelemahan. Samsung Electronics (-2,3%) dan SK hynix (-2,8%) terkoreksi bersama Hyundai Motor (-4,0%), Kia Corp (-5,7%), LG Energy Solution (-2,6%), dan SK Square (-2,7%). Nilai won juga melemah, menambah tekanan pada pasar saham seiring pengurangan kepemilikan oleh investor asing.

Sebaliknya, saham-saham terkait pertahanan menguat, dengan Hanwha Aerospace melonjak 13,1% dan Korea Aerospace Industries naik 4,1% karena ekspektasi peningkatan permintaan perlengkapan militer.