Imbal hasil pada obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun naik menjadi 4,19% pada hari Jumat, menandai titik tertingginya dalam sekitar dua minggu. Kenaikan ini didukung oleh data ekonomi yang kuat yang menyoroti ketahanan ekonomi Amerika. Laporan menunjukkan bahwa produksi industri naik sebesar 0,4% bulan lalu, melampaui ekspektasi, sementara penjualan ritel menunjukkan pengeluaran konsumen yang terus kuat. Selain itu, klaim awal tunjangan pengangguran menunjukkan pasar tenaga kerja yang stabil, dengan tekanan harga yang terkait dengan tarif tetap terkendali. Ke depan, minggu mendatang akan menghadirkan laporan inflasi PCE bersama dengan angka PDB, yang diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang kinerja ekonomi. Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dana federal pada pertemuan mendatang, dengan pasar tidak memperkirakan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin hingga setidaknya bulan Juni. Dalam berita internasional, ketegangan dengan Iran telah mereda setelah keputusan Presiden Trump untuk menahan diri dari tindakan militer. Perlu dicatat bahwa pasar obligasi AS akan ditutup pada hari Senin dalam rangka memperingati Hari Martin Luther King Jr.