Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun China Pulih di Tengah Data Perdagangan yang Positif

Imbal hasil obligasi pemerintah China bertenor 10 tahun meningkat menjadi sekitar 1,86%, bangkit kembali dari level terendah dua minggu yang diamati pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini disebabkan oleh permintaan eksternal yang kuat, yang berpotensi mendukung peningkatan aktivitas ekonomi. Pada Desember 2025, ekspor melonjak sebesar 6,6% secara tahunan, mencapai USD 357,8 miliar yang belum pernah terjadi sebelumnya, sementara impor naik 5,7% ke puncak hampir empat tahun sebesar USD 243,64 miliar. Sepanjang 2025, China mencapai surplus perdagangan sebesar $1,2 triliun, dengan ekspor menjadi pendorong utama pertumbuhan. Kinerja eksternal yang kuat ini secara efektif telah mengurangi dampak dari konsumsi domestik yang lebih lemah, yang terhambat oleh penurunan properti yang berkepanjangan dan tingkat investasi yang lesu. Menjelang 2026, permintaan global yang berkelanjutan dan keunggulan kompetitif ekspor China diharapkan terus mendukung perekonomian, dengan asumsi perjanjian perdagangan dengan AS tetap stabil. Namun demikian, risiko mengintai di depan setelah pernyataan terbaru Presiden AS Trump tentang tarif baru pada negara-negara yang terlibat perdagangan dengan Iran, yang berpotensi membawa ketidakpastian baru dalam dinamika perdagangan global.