Harga perak tetap di atas $85 per ons pada hari Selasa, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa. Lonjakan ini didorong oleh kekhawatiran yang muncul mengenai independensi Federal Reserve AS, ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung, dan kekhawatiran perdagangan yang kembali muncul, yang secara kolektif meningkatkan daya tarik logam safe-haven. Situasi ini semakin intensif ketika jaksa federal AS mengeluarkan ancaman untuk mendakwa Ketua Fed Jerome Powell atas pernyataannya di kongres mengenai proyek renovasi, sehingga menimbulkan keraguan atas otonomi bank sentral. Ini terjadi di tengah tekanan dari pemerintahan Trump pada Fed untuk menurunkan suku bunga, dengan Powell menafsirkan ancaman tersebut sebagai upaya untuk mempengaruhi kebijakan moneter. Investor juga mengamati dengan cermat meningkatnya protes di Iran, yang memicu kekhawatiran akan kemungkinan intervensi AS, diperparah oleh pernyataan Presiden Trump tentang aneksasi Greenland. Selain itu, Trump mengeluarkan peringatan keras bahwa negara mana pun yang melakukan perdagangan dengan Iran akan menghadapi tarif 25% pada semua transaksi dengan Amerika Serikat.