Indeks Properti Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura mengalami penurunan pada kuartal keempat tahun 2025, turun mencapai 0.70% dari sebelumnya 0.90% pada kuartal ketiga. Data terbaru ini diperbarui pada tanggal 2 Januari 2026 dan menunjukkan tren penurunan dibandingkan kuartal sebelumnya.
Penurunan ini mencerminkan perubahan signifikan dalam indeks properti, di mana penilaian kuartalan menunjukkan kinerja yang lebih lambat saat membandingkan perubahan antara kuartal keempat dan ketiga tahun 2025. Pada kuartal ketiga, indeks mencatat perubahan dari kuartal sebelumnya di angka 0.90%, namun kemudian turun menjadi 0.70% di kuartal keempat.
Pergerakan dalam indeks ini penting untuk diamati oleh para pelaku pasar properti di Singapura, karena memberikan gambaran tentang dinamika dan kondisi pasar secara keseluruhan. Investor dan pihak terkait diharapkan dapat mempertimbangkan berbagai faktor eksternal dan internal yang mungkin memengaruhi tren ini pada kuartal-kuartal mendatang.