Euro bergerak di kisaran $1,16, mendekati level terlemahnya dalam lebih dari satu minggu, sementara dolar tetap tertopang oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga minggu depan setelah rilis data inflasi inti AS yang lebih kuat dari perkiraan. Di Eropa, ECB menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada hari Kamis dan memperingatkan bahwa inflasi kemungkinan akan tetap jauh di atas target 2% untuk jangka waktu yang lama. Presiden ECB Christine Lagarde menggambarkan langkah tersebut sebagai keputusan yang “jelas” dan mengingatkan bahwa kembalinya inflasi ke target—yang saat ini diproyeksikan pada akhir 2027—dapat tertunda lebih jauh lagi. Dengan prospek inflasi yang memburuk secara signifikan, pengetatan tambahan kini secara luas dipandang mungkin terjadi, menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, dengan kenaikan lainnya berpotensi datang sedini Oktober. Pasar uang memproyeksikan tiga kali lagi kenaikan suku bunga ECB hingga Maret tahun depan, disusul kenaikan keempat pada Juni.