Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun India Mendekati Tertinggi 10 Bulan Menjelang Lelang Utang

Imbal hasil pada surat utang pemerintah India bertenor 10 tahun meningkat menjadi sekitar 6,67%, mendekati puncak 10 bulan, karena investor bersikap hati-hati terkait penerbitan utang besar yang akan datang. Pemerintah India berencana melelang obligasi senilai INR 310 miliar (sekitar $3,43 miliar) pada hari Jumat ini. Lelang ini akan mencakup obligasi lima tahun yang likuid dan obligasi baru bertenor 50 tahun, yang berpotensi menantang permintaan dari investor jangka panjang seperti perusahaan asuransi. Sentimen pasar telah terpengaruh negatif oleh keputusan Bloomberg Index Services untuk menunda inklusi obligasi India dalam Global Aggregate Index. Selain itu, pembelian obligasi oleh Reserve Bank of India terbatas pada sekuritas yang jarang diperdagangkan, yang tidak efektif dalam mempertahankan imbal hasil yang lebih rendah. Situasi likuiditas domestik yang mengetat dan minat yang kurang dari investor asing juga membatasi pembelian. Namun demikian, angka inflasi yang lebih lembut dari bulan Desember telah membantu membatasi kenaikan imbal hasil lebih lanjut dengan meredakan tekanan langsung pada suku bunga.