Pada lelang terbaru yang diadakan oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat, imbal hasil Surat Utang 8-Minggu (8-Week Bill) tercatat mengalami peningkatan. Setelah sebelumnya menduduki level 3.540%, data terbaru per 15 Januari 2026 menunjukkan kenaikan imbal hasil ke angka 3.600%.
Kenaikan ini mencerminkan peningkatan permintaan investor terhadap surat utang jangka pendek, yang sering kali dilihat sebagai indikator sentimen pasar terhadap ekonomi jangka pendek. Dalam konteks ekonomi global yang dinamis, perubahan imbal hasil ini akan terus menjadi perhatian bagi para pelaku pasar yang mencari perlindungan terhadap risiko serta optimasi keuntungan.