Jumlah rig minyak dan gas di Amerika Serikat mencatat kenaikan tipis dalam laporan terbaru dari Baker Hughes, sebuah perusahaan jasa ladang minyak terkemuka. Data yang diperbarui pada 16 Januari 2026 menunjukkan angka baru mencapai 543 rig, naik satu rig dari jumlah sebelumnya yang tercatat sebanyak 542.
Peningkatan jumlah rig ini menunjukkan tren positif dalam aktivitas pengeboran di AS, yang bisa berdampak pada peningkatan produksi minyak dan gas. Langkah ini penting bagi industri energi AS, terutama di tengah fluktuasi harga minyak global yang masih mempengaruhi pasar komoditas.
Pengaruh peningkatan rig ini terhadap pasar energi domestik dan internasional, serta implikasi lebih lanjut pada harga minyak mentah, masih menjadi perhatian bagi para analis dan pelaku pasar. Namun, kenaikan ini menunjukkan adanya kepercayaan dari perusahaan-perusahaan energi dalam memanfaatkan sumber daya alam AS.