Harga Perak Naik Setelah Penurunan Selama 2 Hari

Harga perak naik lebih dari 1% dan diperdagangkan di atas $83 per ounce pada hari Rabu, bangkit kembali setelah dua sesi penurunan berturut-turut, seiring berlanjutnya konflik di Timur Tengah yang meningkatkan kekhawatiran akan perang regional yang berkepanjangan. Perang AS–Israel terhadap Iran memasuki hari kelima, dengan Israel pada hari Selasa menyerang sebuah gedung tempat para ulama berkumpul untuk memilih Pemimpin Tertinggi yang baru. Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa konflik tersebut dapat menghadirkan kepemimpinan Iran yang sama bermasalahnya dengan rezim sebelumnya, menegaskan kembali besarnya ketidakpastian terkait hasil akhirnya. Ia juga berjanji menyediakan pengawalan angkatan laut dan dukungan asuransi bagi kapal tanker minyak dan kapal lainnya yang melintasi Selat Hormuz dalam upaya menstabilkan pasar. Sebelumnya, harga perak anjlok lebih dari 12% dalam dua sesi terakhir, tertekan oleh penguatan dolar AS, karena kekhawatiran bahwa kenaikan harga energi dapat memicu inflasi membuat para investor meninjau kembali proyeksi mereka terhadap arah kebijakan Federal Reserve.